Selasa, 23 Juni 2015

Opini : Pengembangan Kawasan Perbatasan NKRI

MEMPERKUAT WILAYAH PERBATASAN MELALUI AKUAKULTUR

Oleh : Cocon, S.Pi*


Pendekatan pembangunan nasional yang bersifat sentralisitik pada kenyataannya telah menyuguhkan potret ketimpangan pertumbuhan ekonomi. Daerah yang merupakan basis sumberdaya ternyata hanyalah dijadikan objek, dimana nilai ekonomi yang dimiliki  sebagian besar digunakan hanya untuk mendorong pembangunan yang nota bene berbasis di Pulau Jawa. Tak dapat dipungkiri ini kemudian menjadi bumerang yang justru bukan hanya mengancam stabilitas ekonomi juga secara langsung berpengaruh terhadap keutuhan NKRI. Terlebih sejak beberapa dekade yang lalu pola

Senin, 15 Juni 2015

Wacana : Pengembangan Rumput Laut Nassional

Mewujudkan Kedaulatan Rumput Laut Nasional
Oleh : Cocon, S.Pi*

Komoditas rumput laut merupakan komoditas yang mempunyai nilai startegis ekonomi yang besar baik sebagai penggerak ekonomi masyarakat maupun sebagai penopang perekonomian nasional.  Indonesia sebagai bagian dari Coral Three Angel (segitiga karang dunia) disuguhi begitu besar potensi dan ragam jenis sumberdaya rumput laut. Hasil identifikasi menyebutkan bahwa perairan Indonesia mmempunyai lebih dari 550 jenis rumput laut potensial, hanya saja dalam hal pemanfaatan sampai saat ini tidak lebih dari 5 jenis rumput laut bernilai potensial tinggi yang baru mampu dimanfaatkan.

Selasa, 28 April 2015

Opini : Sustainable Aquaculture Part 2

Memaknai Dimensi Lingkungan
dalam Implementasi Akuakultur Berkelanjutan


Oleh :
Cocon, S.Pi*






Sebagian besar insan akuakultur pasti tidak asing lagi jika mendengar istilah perikanan budidaya berkelanjutan (sustainable aquaculture). Istilah tersebut bahkan hampir disetiap kesempatan seringkali digaungkan, walaupun mungkin sebenarnya tidak sedikit diantara kita yang justru tidak tahu apa makna dari prinsip sustainability. Kita seringkali salah kaprah dalam memakani prinsip sustainable aquaculture, dengan seringkali menyamakan makna keberlanjutan (sustainability) dengan keberlangsungan (continuity). Padahal istilah keberlanjutan dengan keberlangsungan merupakan dua makna dalam konteks yang berbeda. Keberlanjutan lebih mengedepankan aspek lingkungan, sedangkan makna keberlangsungan lebih mengedapkan aspek bisnis. Kesalahan persepsi inilah, sehingga dalam implementasinya kegiatan usaha budidaya seringkali hanya mempertimbangkan faktor ekonomi semata.

Sabtu, 29 November 2014

Opini : Sustainable Aquaculture


Budidaya Yang Bertanggungjawab
Dalam Perspektif  Pembangunan Berkelanjutan

Oleh : Cocon, S.Pi *


Revolusi industri yang mulai muncul di negara-negara Eropa Barat telah mendorong adanya pergeseran pola pengelolaan sumber-sumber ekonomi secara besar-besaran melalui  kebijakan industrialisasi dan komersialisasi yang tak terukur. Inilah yang kemudian menjadikan manusia menjadi sentral atas dominasi sumberdaya alam untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, atau lebih dikenal dengan sikap Anthroposentris. Sikap Anthroposentris ini memicu munculnya permasalahan liingkungan global.

Tidak hanya di negara-negara Eropa Barat dampak revolusi industri juga di rasakan pada negara-negara berkembang khususnya di Asia Afrika. Eksploitasi sumberdaya alam khususnya pada negara-negara berkembang yang secara umum dilakukan oleh negara-negara maju dan nota bene sebagai kompensasi dalam upaya membiayai proses pembangunan, pada kenyataannya menuai berbagai masalah terutama dampak terhadap lingkungan hidup dan keberlanjutan sumberdaya alam itu sendiri. Inilah kemudian PBB mulai merubah mindset pola pengelolaan sumberdaya alam yang kemudian disepakati munculnya konsep pembangunan berkelanjutan (sustainable development).

Kamis, 03 Juli 2014

Berita : Tantangan Bisnis Perudangan Nasional



MENGHADAPI TANTANGAN BISNIS PERUDANGAN NASIONAL


Lampung – Bisnis perudangan nasional dihadapkan pada sebuah tantangan yang cukup besar, disatu sisi produksi udang nasional terus menunjukan trend positif, namun disisi lain fenomena menurunya harga udang di tingkat pembudidaya serta indikasi menurunya demand di hilir menyebabkan cukup terganggunya siklus bisnis udang nasional. Salah satu penyebab yang teridentifikasi adalah karena belum terbangunya persepsi dan orientasi bisnis di hulu dengan di hilir. Ini terlihat dari SCI dan AP5i

Jumat, 20 Juni 2014

Peringatan Dini Dampak El Nino



PERINGATAN DINI
ANTISIPASI DINI TERHADAP DAMPAK EL NINO


Sehubungan dengan peringatan dan NOAA Amerika Serikat tanggal 8 Mei 2014 dan FAO Roma tanggal 23 Mei 2014 tentang terjadinya pemanasan suhu permukaan laut Samudera Pasifik sejak Bulan April 2014, maka diprediksi (P>65%) sejak dua bulan mendatang akan terjadi fenomena el nino. El Nino adalah musim panas tinggi dan kemarau yang sangat panjang, dapat berlangsung 9 bulan atau lebih sehingga el nino akan berdampak negatif terhadap pertanian dan akan berpengaruh nyata pada produksi

Selasa, 17 Juni 2014

Berita : Dilematis Industri Pengolahan Udang



Kembang Kempis Industri Pengolahan Udang

Keluhkan kurangnya pasokan bahan baku udang segar, industri pengolah udang disarankan merasionalisasi jumlah pabrik agar utilitas membaik. Angka utilitas 2013 adalah 65 %, artinya masih35 % mangkrak

Ibarat penyakit, statusnya kronis atau sudah berlangsung menahun. Sudah lama industri hilir pengolah udang tanah air mengeluhkan problem kontinuitas pasokan bahan baku

Sabtu, 07 Juni 2014

Info Usaha : Struktur Biaya Budidaya Udang



STRUKTUR BIAYA PRODUKSI
PADA BUDIDAYA UDANG

Kebutuhan Modal Kerja Berdasarkan Teknologi Budidaya

Kebutuhan Modal Kerja (Biaya Produksi) pada budidaya udang windu, secara umum meliputi : Biaya Penyiapan Lahan; biaya pengadaan sarana produksi antara lain : Pengadaan Pakan, benur, pupuk, obat-obatan dan probiotik, bahan bakar minyak (BBM), dan tenaga kerja. Jika dilihat berdasarkan teknologi budidaya, maka kebutuhan modal kerja pada masing-masing penerapan teknologi, adalah sebagai berikut :

Opini : Sebuah Refleksi Menjelang Pilpres



MEMIMPIKAN KEMANDIRIAN DAN KEDAULATAN PANGAN
(Refleksi, menjelang suksesi Pemerintahan)



Penulis bukan ahli ekonomi, bukan pula pengusaha, tapi sebagai bagian dari masyarakat, saya ingin mencoba mencurahkan kegundahan dan mungkin juga kegundahan dari sebagian besar anda atas apa yang terjadi pada Negeri tercinta yang kaya raya ini.

Ditengah hingar bingarnya pesta demokrasi menjelang Pilpres 2014, jika kita simak memang visi misi capres hampir semua mengusung tema utama kemandirian dan kedaulatan, termasuk didalamnya adalah kedaulatan pangan dan

Senin, 02 Juni 2014

Wacana Lokal : Klaster Aquabisnis Rumput Laut



MEMBANGUN KONSEP KLASTER AQUABISNIS RUMPUT LAUT 
DI KEPULAUAN KARIMUNJAWA
(sebuah referensi kebijakan bagi Pemda Kabupaten Jepara)




Bicara Kepulauan Karimunjawa mungkin sebagian besar masyarakat sudah tidak asing lagi yaitu sebagai sebuah wilayah kepulauan yang mempu menyedot perhatian turis domestik maupun manca negara karena keunggulan sektor parawisatanya yakni keindahan pantai beserta gugusan pulau yang mengililinginya terutama wisata bahari yang  menjadi  daya tarik  utama. Namun, menurut pandangan penulis